Title
Pameran Produk Aneka, Kulit, Alas Kaki dan Fesyen
Ditulis oleh Aprisindo   
Kamis, 16 Maret 2017 04:18
Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan kinerja industri kulit, alas kaki dan aneka karena merupakan industri prioritas yang berperan strategis sebagai penghasil devisa negara dan mampu penyediakan lapangan kerja yang cukup banyak.
      Dalam upaya mendorong peningkatan industri alas kaki, kulit dan aneka, selain melalui penyelesaian berbagai permasalahan serta peningkatan kemampuan faktor produksi, juga dilakukan melalui promosi ke pasar domestik maupun global. Pada tanggal 1 s/d 4 November 2016 Kemenperin menyelenggarakan Pameran Kulit, Alas Kaki dan Fesyen di plaza Kementerian Perindustrian. Kegiatan ini diikuti lebih dari 55 pelaku industri yang terdiri dari industri alas kaki, kulit, barang jadi kulit, peralatan olah raga, kacamata, serta pakaian jadi.
     Pameran secara resmi bibuka oleh Menteri Perindustrian Bapak Airlangga Hartarto didampingi oleh Ibu Menteri. Pada kesempatan tersebut Menperin meminta kepada para pelaku industri kulit, alas kaki dan aneka untuk memperkuat branding nasional agar bisa bersaing dan dikenal di pasar global. Salah satu nilai tambah adalah branding dari produk. Dengan menjadi merek global, alas kaki dan aneka asal Indonesia akan dicari oleh dunia internasional. Melalui Pameran Industri Kulit, Alas Kaki dan Aneka, diharapkan melalui pameran ini dapat dijadikan sebagai sarana promosi dalam rangka meningkatkan penggunaan produk dalam negeri.
    Menurut Bapak Andrey dari Madame Shoes kegiatan pameran yang selama ini diselanggarakan oleh Kemenperin sangat membantu sekali, khususnya  dalam hal pengenalan produk dan juga pemasaran. Perusahaan yang sudah berjalan 4 tahun dan memproduksi sepatu wanita ini mengharapkan agar lebih sering di selenggarakan dan untuk lokasi pameran juga diharapkan ditempat khusus pameran atau untuk umum, seperti tahun lalu misalnya di JCC atau Jiexpo.
      Diharapkan agar kegiatan pameran dilakukan, minimal satu kali dalam sebulan. Pengalaman tahun lalu, selama mengikuti pameran di JCC mendapatkan omset yang lumayan. Hal serupa juga disampaikan Ibu Shina dari BE-PATIEN. Dalam kesempatan tersebut Andrey juga menyampaikan bahwa salah satu masalah yang dihadapi industri IKM sepatu adalah permodalan dan pemasaran, hal ini juga akan dialami bagi pelaku pemula IKM alas kaki, untuk itu diharapkan Kemenperin bisa membantu masalah tersebut.(R)