Title
Kemendag Luncurkan Pelayanan Perizinan Online dengan Digital Signature Cetak Email
Ditulis oleh Aprisindo   
Senin, 02 Januari 2017 00:00
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito dan Menteri PAN-RB Asman Abnur memberikan penjelasan pada peluncuran pelayanan perizinan online dengan tanda tangan digital/elektronik


Seiring reformasi pelayanan publik di sektor perdagangan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, beserta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur meluncurkan Pelayanan perizinan online dengan tanda tangan digital/elektronik (digital signature), Jumat (23/12/2016), di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta. Menurut Menteri Perdagangan, pelayanan perizinan ini akan diberlakukan efektif per 1 Januari 2017. "Reformasi perizinan perdagangan ini diterapkan sebagai bentuk artisipasi dan komitmen Kemendag untuk mewujudkan layanan yang transparan/cepat serta menumbuhkan dunia usaha yang maju di era digitalisasi ekonomi, sekaligus melaksanakan amanat Presiden RI tentang sapu bersih pungutan liar (SABER PUNGLI) di lembaga-lembaga pemerintahan.

Perizinan online dengan digital signature secara signifikan akan mengurangi pertemuan tatap muka antara pemohon dengan pemberi perizinan. Dengan begitu, potensi pungutan liar dan penyalahgunaan wewenang bisa diminimalisasi. Ada dua aspek penting dari perizinan online dan digital signature ini. Pertama, yaitu inovasi pelayanan oleh pemerintah yang menuntut mindset baru pada aparatur sipil negara (ASN). Oleh karena itu lah Menteri PAN-RB dan Ketua Ombudsman juga turut hadir pada peluncuran ini. Kedua, pelayanan yang baik akan meningkatkan peringkat Ease Of Doing Business yang mampu mendongkrak reputasi Indonesia. Inovasi dan transparansi ini menunjukkan komitmen pemerintah kepada pelaku bisnis, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.

Diharapkan, nilai dan intensitas aktivitas bisnis akan meningkat dan mendatangkan pendapatan negara dan pertumbuhan ekonomi. Pemerintah terus mengimbau agar para pelaku usaha nasional dan internasional terus menumbuhkan sikap inovatif, reaponsif, mau melayani, dan adaptif terhadap kemajuan zaman, lanjut Mendag. Dengan tagline Cepat, Praktis, Tinggal Klik, layanan baru ini mempermudah pelaku usaha mengurus izin-izin di Kementerian Perdagangan.

Ada 4 kategori layanan perizinan yaitu perdagangan luar negeri; perdagangan dalam negeri; standardisasi dan perlindungan konsumen; serta perdagangan berjangka komoditi.

Dengan peluncuran ini, maka terdapat 47 perizinan yang dilakukan secara online dengan digital signature. Dari jumlah tersebut, 34 perizinan merupakan layanan perizinan bidang Perdagangan Luar Negeri dan 13 perizinan bidang Perdagangan Dalam Negeri. Inovasi perizinan ini juga dikembangkan untuk meningkatkan pelayanan perizinan di bidang perdagangan kepada para pelaku usaha. Pengembangan sistem perizinan menggunakan tanda tangan elektronik dapat meningkatkan fungsi pelayanan publik yang kondusif, cepat dan tepat, serta meningkatkan fungsi pelayanan perizinan yang baik, tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan (good governance). Dengan demikian dunia usaha akan lebih berdaya saing dan dapat tumbuh dan berkembang dalam iklim yang semakin adil, sehat, dengan tetap menjaga etika bisnis dan taat aturan.

Lebih lanjut Mendag menjelaskan, melalui sistem perizinan online dengan digital signature ini, proses penerbitan perizinan dapat berlangsung lebih cepat. Persetujuan penerbitan dapat dibuka melalui aplikasi di smartphone. Pejabat Penandatangan dapat melakukan persetujuan penerbitan melalui aplikasi yang dipasang pada smartphone yang dimilikinya sehingga penerbitan izin akan lebih cepat.

Pemohon cukup mengajukan permohonan secara online di situs Kemendag dan mengunggah softcopy berkas persyaratan yang diminta. Kemudian Kemendag akan menverifikasi permohonan dan mengacu pada softcopy berkas yang diterima. Apabila persyaratan telah lengkap dan benar, permohonan akan disetujui. Selanjutnya, akan ada e-mail notifikasi dari Kemendag ke e-mail pemohon. Di dalam e-mail notifikasi ini dilampirkan juga softcopy perizinan yang telah jadi untuk dapat digunakan dan dapat dicetak secara mandiri oleh pemohon. (Sumber Kemendag)