Title
Indonesia Segera Terapkan ASEAN Single Window Cetak Email
Ditulis oleh Aprisindo   
Senin, 11 April 2016 00:00
Pemerintah Indonesia segera mengintegrasikan data dan informasi terkait ekspor-impor di antara Negara-negara ASEAN melalui satu sistem elektronik ASEAN Single Window (ASW). Dalam tahap awal, ASW akan mempertukarkan dokumen elektronik Certificate of Origin (Surat Keterangan Asal/SKA) Form D di antara Negara anggota ASEAN. ASEAN Single Window (ASW) adalah sebuah infrastruktur teknologi informasi yang memungkinkan pertukaran dan pengintegrasian data dan informasi secara elektronik diantara National Single Window (NSW) Negara-negara Anggota ASEAN.

Pada tahap selanjutnya, ASW direncanakan akan mempertukarkan dokumen ASEAN Customs Declaration Document (ACDD) dan dokumen-dokumen logistic seperti Ocean Booking Confirmation, Loading Confirmation, dan Pre-Departure Export Manifest Summary serta dokumen karantina seperti Sanitary and Pyhto-
Sanitary (SPS).

Sejak berlakunya ASEAN Free Trade Agreement (AFTA) pada tahun 2003, yang merupakan cikal bakal dari MEA, barang yang diimpor dari sesama negara anggota ASEAN dapat menikmati bea masuk preferensial dengan syarat dilengkapi dengan preferensial tersebut sering kali mengalami hambatan atau tertunda
penerapannya karena container lebih dahulu tiba di pelabuhan sedangkan dokumen SKA-nya belum diterima oleh importir.

Dengan pertukaran dokumen SKA Form D secara elektronik melalui ASW, permasalahan tersebut akan dapat diatasi. Penerapan ASW juga akan menjamin pemberian bea masuk preferensial dapat dilakukan secara cepat dan efektif sehingga akan dapat meningkatkan arus perdagangan antar Negara
Anggota ASEAN serta pada gilirannya diharapkan akan mampu memicu perbaikan kesejahteraan masyarakat ASEAN.

Menurut Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Menko Perekonomian Bapak Edy Putra Irawady, S.H, dari hasil parallel testing yang telah dilakukan antara bulan Oktober - Desember 2015, hanya Indonesia dan Vietnam yang sukses melakukan pertukaran data SKA. Sedangkan Negara ASEAN lainnya masih perlu perbaikan secara teknis di sistem NSW masing-masing.

Pada awalnya operasional INSW ditangani oleh Tim Persiapan NSW di bawah diketuai oleh Menteri Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2004 tentang
Pengelola Portal INSW, operasional INSW dikelola oleh Pengelola Portal INSW, yang merupakan badan dibawah Kementerian Keuangan, dengan Dewan Pengaruh Para Menteri yang diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. (R)